Fiqarrahmadani Yustiazari

a piece of my IR life

Mengenal 'Rezim'

05 March 2013 - dalam Rezim Internasional Oleh fyustiazari-fisip12

Istilah rezim mungkin bisa dibilang bukan istilah yang asing lagi bagi kaum-kaum terpelajar terutama bagi orang-orang yang sedang belajar mengenai politik. Sering ditemukan pula istilah-istilah rezim di media pemberitaan baik cetak maupun elektronik. Rezim kemudian dikenal sebagai istilah yang lazim digunakan dalam perbincangan mengenai politik. Dengan dikenalnya istilah rezim tersebut oleh masyarakat, apakah makna sebenarnya juga telah benar-benar dipahami? Bagaimana pendapat para ahli tentang istilah rezim itu sendiri? Dan bagaimana rezim itu dimaknai seharusnya?

            Rezim dapat diartikan sebagai seperangkat prinsip, norma, aturan, dan prosedur pembuatan keputusan (Krasner, 1983:2). Rezim kemudian dapat dikatakan sebagai suatu dasar atau pedoman bagi seseorang untuk menentukan sikapnya dalam mengambil keputusan. Cara pandang setiap orang yang berbeda-beda menyebabkan munculnya pola perilaku – dalam pengambilan keputusan – yang bebeda-beda, karenanya muncul suatu istilah yang disebut rezim sebagai suatu akibat dari penerapan atau pengaplikasian dari variable-variabel kausal dasar yang akhirnya akan membentuk suatu pola perilaku. Norma dan prinsip-prinsip dasar merupakan komponen yang akan mempengaruhi muncul atau berubahnya rezim, karenanya norma dan prinsip yang ada tidak akan terpengaruh jika rezim berubah. Namun pola perilaku yang pada dasarnya dipengaruhi oleh rezim yang ada akan berubah seiring dengan berubahnya rezim itu sendiri (Krasner, 1983: 5). Rezim dimaknai pula sebagai sesuatu kesepakatan yang berubah sesuai dengan perubahan power atau interest (Krasner, 1983: 3). Rezim dibuat tidak hanya berdasakan kepentingan jangka pendek, melainkan dengan melihat kepentingan jangka panjang dan memperkirakan bagaimana kekuatan atau power akan menguat atau melemah seiring dengan berjalannya waktu dan berubahnya keadaan. Karena seperti yang dikatakan oleh Jervis (dalam Krasner, 1983) bahwa perubahan aturan dapat mengubah pola perilaku. Perubahan peraturan di sini bisa terjadi karena perubahan kepentingan yang ada serta kapasitas kekuatan. Mengetahui bagaimana rezim dapat dibuat maka rezim dapat dimaknai sebagai suatu bentuk pemikiran atau pandangan seseorang berdasarkan norma dan prinsip yang ada dalam menerapkan perilakunya ke dalam bentuk kebijakan-kebijakan yang akan dibuat.

Mengapa ada rezim dan mengapa rezim dianggap sebagai suatu hal yang penting? Seperti yang sudah diketahui sebelumnya bahwa norma merupakan suatu hal yang alami yang ada dalam masyarakat. Norma merupakan suatu tolok ukur yang mengatur bagaimana perilaku kita sehari-hari. Selain norma ada pula prinsip-prinsip dasar hidup yang juga menentukan bagaimana beperilaku. Kedua hal tersebut telah dapat digunakan dalam menentukan perilaku. Misalnya pada situasi seorang pemimpin ketika ia harus memimpin banyak bawahannya dengan pola perilakunya yang tentu saja bisa diterima dengan baik. Dengan melihat norma-norma yang ada, ia bisa berperilaku sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Namun perilakunya tersebut bisa menjadi lebih optimal dengan adanya rezim yang berguna untuk pengambilan kebijakan yang lebih efisien.

            Rezim mengalami perkembangan yang berguna dalam proses pembuatan keputusan yang lebih optimal. Beberapa hal telah tersirat dai penjelasan singkat di atas beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan rezim diantaranya adalah norma dan prinsip serta kekuatan dan kepentingan. Namun menurut Krasner (1983: 11-19) terdapat juga hal-hal lain yang mempengaruhi perkembangan rezim, diantaranya adalah adat dan kebiasaan serta pengetahuan. Adat dan kebiasaan bisa dikatakan sebagai suatu acuan dasar dalam beperilaku sehingga akan menghasilkan suatu prinsip yang mempengaruhi perkembangan rezim itu sendiri. Kemudian bagaimana pengetahuan dapat mempengaruhi pekembangan rezim? Pengetahuan-pengetahuan baru tentang bagaimana keadaan dunia akan menjadi faktor penting dalam pekembangan rezim sehingga relevan terhadap keadaan terbaru dan akan menghasilkan kebijakan-kebijakan yang efektif dan efisien.

            Lalu apa kaitan dan arti penting rezim bagi hubungan internasional? Melakukan interaksi dengan negara lain tentunya membutuhkan sikap-sikap tertentu. Praktik hubungan internasional adalah mengenai bagaimana menggunakan kekuatan untuk bertahan mencapai tujuannya di tingkat internasional. Dengan tuntutan itu maka dibutuhkan perilaku yang tepat dalam menjalankan praktik hubungan internasional itu sendiri, sedangkan pola perilaku nasional dipengaruhi oleh rezim-rezim internasional (Krasner, 1983: 20). Karena itu pengetahuan mengenai rezim-rezim internasional yang bekembang saat ini sangat dibutuhkan untuk menentukan pola perilaku dalam praktik hubungan internasional.

 

Reference:

Krasner, Stephen D. 1982. “Structural Causes and Regime Consequences: Regimes as Intervening Variables.” International Organization 36/2 (Spring). Reprinted in Stephen D. Krasner, ed., International Regimes, Ithaca, NY: Cornell University Press, 1983. 

 



Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Kategori

Artikel Terbaru

Artikel Terpopuler

Komentar Terbaru

Arsip

Blogroll

Lets have talk on Twitter!

My Treasured Life

    Instagram

Pengunjung

    1.751.135