Fiqarrahmadani Yustiazari

a piece of my IR life

Dynamics of International Relations Since World Wars Until 9/11 Tragedy

20 November 2012 - dalam Pengantar Hubungan Internasional Oleh fyustiazari-fisip12

Hubungan internasional dinamikanya masih terus bergerak seiring dengan berjalannya waktu. Lepas dari diberlakukannya Westphalian system, dinamika hubungan internasional terus berlanjut.  Terjadinya Perang Dunia I, Perang Dunia II, Perang Dingin, dan tragedy 9/11 mengajak kita melihat bagaimana dinamika hubungan internasional itu sendiri berkembang serta bagaimana perbedaan tatanan dunia di masing-masing zaman.

            Dimulai ketika Perang Dunia I meletus. Seperti yang sudah diketahui bahwa awal terjadinya Perang Dunia I adalah karena putra mahkota Austria, Frans Ferdinand terbunuh oleh pasukan dari Serbia. Austria yang mempertahankan kepentingan kerajaannya pada waktu itu tidak dapat tinggal diam dan memulai perang. Dapat dilihat bagaimana hal seperti itu dapat menyebabkan perang besar yang menyebabkan kehancuran di mana-mana.

            Perang yang melibatkan aktor-aktor yang terbagi atas blok-blok yang dibagi berdasarkan kepentingan masing-masing itu menimbulkan kehancuran besar dan memakan banyak korban. Terjadi perluasan penjajahan yang menyebar di wilayah Eropa. Hal ini menandakan bahwa pada masa Perang Dunia I, tatanan dunia masih dapat dibilang sangat buruk. Penyelesaian masalah antarnegara dan pemertahanan kepentingan masih menggunakan hard power dengan jalan perang yang sebenarnya merugikan banyak sekali pihak. Belum terdapat aturan-aturan mengenai batasan-batasan bagaimana negara-negara di dunia ini seharusnya saling berhubungan.

            Berlanjut dengan meletusnya Perang Dunia II yang melibatkan blok sekutu dan blok poros. Perang ini bisa dikatakan sebagai perang terbesar yang terjadi sepanjang sejarah. Negara-negara yang terlibat mengerahkan seluruh kekuatannya untuk melakukan perang. Kerugian yang dialami akibat Perang Dunia II sangat besar. Korban jiwanya pun sangat banyak. Ternasuk Indonesia yang menggugurkan banyak sekali korban. Westphalian system yang lahir setelah Perang Dunia In sebenarnya telah memperkenalkan prinsip kesetaraan kedudukan, namun keinginan para kaum ambisius seperti Hitler dan Mussolini untuk mendominasi lah yang menyebabkan perang akhirnya meletus (Dugis, 2012).

            Setelah Perang Dunia II, muncul dua kekuatan besar yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet. Terdapat sistem internasional bipolar pada masa ini karena ada dua kekuatan besar yang sangat mempengaruhi dunia. Perbedaan ideologi antara keduanya memunculkan terjadinya Perang Dingin. Kedua negara, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet saling mempertahankan kepentingan mereka masing-masing dan berlomba-lomba untuk melakukan perluasan pengaruh. Perang ini tidak terjadi secara fisik, namun kedua negara saling memperkuat persenjataan dan teknologi nuklir mereka masing-masing. Keduanya tidak ada yang ingin menyerang terlebih dahulu karena keduanya memiliki kekuatan yang sama-sama besar yang apabila perang meletus juga maka keduanya akan sama-sama hancur.

            Perang Dingin kemudian berakhir dan memunculkan Amerika Serikat sebagai negara superpower. Berakhirnya Perang Dingin diikuti juga dengan berakhirnya sistem internasional bipolar karena Amerika Serikat menjadi satu-satunya negara superpower. Kekuatan Amerika Serikat yang sangat besar tersebut menyebabkan banyak penentang yang datang. Terjadilah tragedy 9/11. Tragedi ini merupakan peristiwa ketika sekelompok teroris mengebom gedung WTC. Meski peristiwa ini bukan peristiwa terorisme untuk yang pertama kalinya, namun peristiwa ini merupakan awal dikenalnya terorisme yang masih menjadi isu internasional sampai sekarang ini.

Tragedi 9/11 ini menunjukkan bahwa perang mungkin tidak akan pernah berakhir meski tidak secara fisik. Tidak ada negara yang akan dibiarkan menang dan menjadi satu-satunya negara yang adikuasa. Karena itu prinsip kesetaraan kekuatan dan prinsip saling pengertian antarnegara saja tidak cukup karena pasti ada negara yang ingin lebih mendominasi sehingga hubungan internasional menganal apa yang disebut hukum internasional yang mengatur bagaimana negara-negara di dunia seharusnya berinteraksi.

 

Referensi:

Dugis, Visensino Arifin. 2012. Dynamics of International Relations Since World Wars Until 9/11. Kuliah Pegantar Hubungan Internasional Universitas Airlangga.



Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Kategori

Artikel Terbaru

Artikel Terpopuler

Komentar Terbaru

Arsip

Blogroll

Lets have talk on Twitter!

My Treasured Life

    Instagram

Pengunjung

    1.767.913